Samsung Galaxy S III Belum Bisa Memuaskan Pengguna Indonesia

Sumber gambar: http://www.samsung.com/global/galaxys3/
Samsung Galaxy S III Belum Bisa Memuaskan Pengguna Indonesia - Setelah pertama kali diperkenalkan di London-Inggris pada tanggal 3 Mei 2012, kini para fans Samsung Galaxy S III tengah menanti kedatangannya di Indonesia yang akan dipasarkan secara resmi pada tanggal 2 Juni 2012. Sembari menunggu kehadirannya, ternyata gadget satu ini sudah ramai diperbincangkan di kalangan para pecinta gadget mania mulai dari spesifikasi, harga dan kapan di pasarkan resminya di Indonesia. Setelah sukses dengan Galaxy S II, vendor asal Korea ini sebenarnya berharap Seri Galaxy S III bisa melebihi kesuksesan pendahulunya. Untuk mencapai hal tersebut, fitur-fitur canggih yang disematkan di smatphone ini menjadi hal terpenting bagi penggunanya selain di sisi kenyamanan dalam menggunakannya.

Beberapa fitur canggih yang dapat dibanggakan dari smartphone ini seperti system operasi Android 4.0, processor Quad-core berkekuatan 1,4 Ghz, Pop-Up Play yaitu fitur yang memungkinkan kita untuk melakukan lebih dari satu aktifitas seperti menonton video sambil mengirim pesan, fitur Smart Stay yang mampu mendeteksi mata penggunanya dan lain-lain. Untuk lebih detailnya silahkan baca di sini

Namun, dari serangkaian fitur-fitur andalan yang ditawarkan oleh ponsel pintar ini ternyata tidak semua fitur tersebut mampu memberikan kepuasan bagi penggunanya khususnya warga negara Indonesia. S-Voice  adalah  fitur canggih yang bertugas sebagai asisten pribadi penggunanya. Melalui fitur ini, Anda bisa melakukan kontrol  hanya dengan perintah suara. Fitur ini persis dengan aplikasi Siri yang ada di iPhone 4S. Dengan adanya fitur S-Voice, si pengguna tidak lagi kerepotan menekan tombol atau menyentuh layar smartphone ini. Namun disayangkan,  fitur S-Voice yang diharapkan menjadi asisten pribadi anda tidak dapat digunakan secara efektif dikalangan masyarakat Indonesia. Hal ini dikarenakan fitur S-Voice tidak mendukung bahasa Indonesia. Bagaimana bisa? Bukankah Indonesia menjadi target pasar yang potensial bagi produk-produk smartphone seperti Samsung dan iPhone? Mengutip lansiran dari Tribun Timur (24 Mei 2012), saat ini S-Voice hanya mendukung bahasa Inggris, Perancis, Jerman, Italia, Spanyol Latin dan Korea. Adapun aplikasi Siri di Apple iPhone saat ini mendukung bahasa Inggris, Jerman, Perancis, kemudian dijanjikan untuk bahasa Jepang, Cina, Korea, Italia dan Spanyol.

Hingga kini, Apple belum menjanjikan Siri akan mendukung bahasa Indonesia. Adapun Samsung telah berjanji sedang mengembangkan fitur S-Voice untuk segera mendukung bahasa Indonesia. Diharapkan semoga saja ini bisa terealisasi dengan cepat.

0 komentar:

Posting Komentar